Materi Lengkap KTN (Komisi Tiga Negara), pengertian, tugas-tugas, anggota dan isi dari KTN, sikap belanda terhadap indonesia, dampak dari KTN, Perjanjian serta isi dari Renville ≧∇≦....

DVmygenius.blogspot.com


Di Pembahasan artikel ini, saya akan menjelaskan tentang KTN. Komisi Tiga Negara (KTN) adalah badan arbitrase yang tidak memihak kepada pihak manapun demi menyelesaikian konflik yang terjadi antara RI dan Belanda. Badan Keamanan PBB ini dibuat atas usulan Sutan Sjahrir...

Namun, apakah kalian tau bagaimana a
KTN dapat terbentuk? Apakah kalian juga tau tugas tugas KTN ? Masih ingat kah kalian tentang perjanjian Renville, apa saja isi dari perjanjian renville tersebut?. Nah di artikel ini kalian akan menemui beberapa pembahasan mengenai :
  1. Pengertian KTN (Komisi Tiga Negara) 
  2. Latar Belakang KTN (Komisi Tiga Negara) 
  3. Tugas KTN (Komisi Tiga Negara) 
  4. Angota angota KTN (Komisi Tiga Negara) 
  5. Perilaku Belanda terhadap indonesia pasca rapat KTN
  6. Perjanjian Renville
  7. Isi persetujuan Renville
  8. Isi dari KTN (Komisi Tiga Negara) 
  9. Dampak dari KTN (Komisi Tiga Negara) 
DVmygenius
Jumat 14 agustus 2020

So, untuk kalian yang penasaran atau yang sekarang lagi ngerjain tugas. Saya akan menjelaskan Lengkap tentang KTN (Komisi Tiga Negara) . Kira kira, apa aja ya dampak dan isi dari KTN (Komisi Tiga Negara) , kemudian apa isi perjanjian Renville tersebut. Semua pertanyaan itu kita akan jawab di materi ini...

Yuk simak dan perhatikan dengan baik ya...
Selamat Membaca ≧ω≦

A. Pengertian KTN (Komisi Tiga Negara) 

Kita sudah mengetahui bahwa, Belanda melakukan Agresi Militer 1 pada tanggal 21 Juli 1947, hal ini yang mengakibatkan munculnya reaksi dari berbagai negara.

Kemudian Negara India dan Australia mengajukan permohonan agar masalah Republik Indonesia dan Belanda ini segera dibicarakan didalam sidang Dewan Keamanan PBB.

Komisi Tiga Negara (KTN) adalah badan arbitrase yang tidak memihak kepada pihak manapun demi menyelesaikian konflik yang terjadi antara RI dan Belanda. Badan Keamanan PBB ini dibuat atas usulan Sutan Sjahrir.

PBB beranggotakan beberapa Negara seperti Australia yang dipilih Indonesia, Belgia atas pilihan Belanda, Sedangkan Amerika Serikat yang dipilih Belgia dan Australia.

B. Latar Belakang Komisi Tiga Negara

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan Dewan Keamanan atau biasa disebut badan dunia yang ikut berperan dalam upaya menyelesaikan pertikaian antara Indonesia dengan Belanda.

Lembaga yang dibentuk oleh PBB dinamakan dengan KTN yang anggotanya terdiri atas beberapa Negara seperti Belgia mewakili Belanda, Australia mewakili Indonesia dan Amerika Serikat sebagai pihak ke tiga yang ditunjuk oleh Belgia dan Australia.

Latar belakang dari pembentukan KTN ini bermula ketika pada tanggal 20 Juli 1947, Van Mook menyatakan bahwa, ia merasa tidak terikat lagi dengan persetujuan Linggarjati dan perjanjian gencatan senjata.

Seperti yang diketahui bahwa pada tanggal 21 Juli 1947 tentara Belanda melancarkan Agresi Militer pertamanya terhadap pemerintah bangsa Indonesia.

KTN bertugas untuk mengawasi secara langsung penghentian aksi tembak-menembak sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Didalam permasalahan militer KTN dapat mengambil inisiatif untuk menyelesaikannya, sedangkan didalam masalah politik KTN hanya dapat memberikan saran atau usul karena tidak mempunyai hak untuk menentukan keputusan politik yang akan diambil oleh bangsa Indonesia.

Kemudian pihak Belanda membuat batas-batas wilayah dengan memasang patok-patok pada wilayah status quo. Kesulitan yang dihadapi oleh Komisi Tiga Negara adalah melewati garis Van Mook, karena Belanda sangat mempertahankan garis tersebut.

Garis Van Mook merupakan suatu garis yang berguna untuk menghubungkan pucuk-pucuk pasukan Belanda yang maju setelah perintah Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan aksi tembak-menembak.

C. Tugas Komisi Tiga Negara

KTN ini memiliki beberap tugas pokok yaitu sebagai berikut ini :

  • Untuk menguasai dengan cara langsung penghentian aksi tembak menembak sesuai dengan resolusi PBB.
  • Bertugas menjadi penengah dari konflik yang terjadi antara Indonesia dan juga Belanda.
  • Berwenang untuk memasang patok-patok pada wilayah status quo yang dibantu oleh TNI.
  • Bertugas untuk mempertemukan kembali bangsa Indonesia serta Belanda dalam Perundingan Renville. Tetapi, Perundingan Renville ini justru memberi dampak semakin sempitnya wilayah RI.

D. Anggota Komisi Tiga Negara

KTN beranggotakan tiga negara yang dipilih oleh bebberapa perwakilan Negara, yaitu sebagai berikut :

  • Negara Australia yang dipilih oleh Bangsa Indonesia yang diwakili oleh Richard C. Kirby
  • Belgia yang dipilih oleh Belanda yang diwakili oleh Paul van Zeeland
  • Amerika Serikat adalah sebagai pihak yang netral diwakili oleh Dr. Frank Graham.

E. Beberapa perilaku Belanda terhadap Indonesia adalah :

  1. Tanggal 20 Juli 1947, Van Mook (perwakilan Belanda) menyatakan bahwa Belanda tidak terikat lagi dengan perjanjian Linggarjati dan perjanjian gencatan senjata. Penyataan Van Mook itu telah dibuktikan dengan melakukan Agresi Militer Belanda I pada tanggal 21 Juli 1947 terhadap Indonesia.
  2. Tanggal 29 Juli 1947, pesawat Dakota Palang Merah India ditembak oleh pesawat pemburu Belanda di atas Yogyakarta yang menewaskan Adi Sucipto dan Dr. Abdulrachman Saleh.
Kehadiran KTN di Indonesia sangat berarti bagi Indonesia, disamping sabagai fasilitator berbagai perundingan, mengawasi gencatan senjata, hingga dapat mengembalikan para pemimpin Republik Indonesia seperti Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta dan H. Agus Salin yang ditawan Belanda di Bangka tanggal 6 Juli 1947

F. Perjanjian Renville

Latar belakang munculnya Perjanjian Renville adalah keinginan Belanda untuk terus memperluas wilayah kekuasaanya, yang kemudian dikenal dengan garis demarkasi Van Mook, yaitu garis terdepan dari pasuka Belanda setelah Agresi Militer sampai perintah genjatan senjata sampai Dewan Keamanan PBB tanggal 4 Agustus 1947.

Untuk mengatasi konflik Indonesia-Belanda maka dibentuklah komisi jasa baik yaitu Komisi Tiga Negara (KTN) yang beranggotakan tiga negara yaitu Belgia, Amerika, dan Australia:
  • Belgia diwakili oleh Paul van Zeeland
  • Australia diwakili oleh Richard Kirby
  • Amerika Serikat diwakili oleh Frank Graham
Komisi tiga negara tiba di Indonesia pada tanggal 27 Oktober 1947 dan segera melakukan kontak dengan Indonesia maupun Belanda. Tujuannya untuk membantu Indonesia-Belanda menyelesaikan konflik. Indonesia dan Belanda tidak mau mengadakan pertemuan di wilayah yang dikuasai oleh salah satu pihak. Karena itu, Amerika Serikat menawarkan untuk mengadakan pertemuan di gelaak Kapal Renvillemilik Amerika Serikat . 

Indonesia dan Belanda menerima tawaran tersebut. Akhirnya KTN dapat mempertemukan wakil-wakil Belanda dan RI dimeja perundingan yaitu di Kapal Renville milik USA yang berlabuh di Tanjung Priok pada 8 Desember 1947 sampai 17 Januari 1948. Delegasi Indonesia dipimpin oleh PM. Amir Syarifuddin. Sedangkan delegasi Belanda dipimpin oleh R. Abdulkadir Widjojoatmojo, orang Indonesia yang memihak Belanda. KTN sebagai penengah perundingan.

G. Isi Persetujuan Renville :

  • Belanda tetap berkuasa sampai terbentuknya Republik Indonesia Serikat.
  • RI sejajar kedudukannya dengan Belanda dalam Uni Indonesia Belanda.
  • Sebelum RIS terbentuk, Belanda dapat menyerahkan kekuasaanya kepada pemerintah federal sementara.
  • RI merupakan negara bagian dalam RIS.
  • Dalam waktu 6 bulan sampai 1 tahun akan diadakan pemilihan umum untuk membentuk konstituante RIS.
  • Tentara Indonesia di daerah pendudukan Belanda harus dipindahkanke daerah RI.
   Sebenarnya banyak pemimpin negara RI menolak persetujuan Renville tersebut tetapiakhirnya mereka bersedia menyetujui. Hal tersebut dikarenakan adanya pertimbangan sebagai berikut :
  • Persediaan amunisi yang menipis.
  • Adanya kepastian bahwa penolakan berarti serangan baru dari pihak Belanda secara lebih hebat.
  • Bagi TNI, hasil perundingan ini menyebabkan seju lah wilayah pertahanan yang telah susah payah dibangun harus ditinggalkan.
  • Munculnya berbagai ketidakpuasan akibat perundingan ini.
  • Sementara itu Belanga membentuk negara-negara bonekanya yang terhimpun dalam organisasi BFO (Bijeenkomst voor Federal Overleg) yang disiapkan untuk pertemuan musyawarah federal.
   Sebagai konsekuensi ditandatanganinya Perjanjian Renville, wilayah RI semakin sempit dikarenakan diterimanya garis demarkasi Van Mook, dimana wilayah Republik Indonesia meliputi Yogyakarta dan sebagian Jawa Timur. Dampak lainnya adalah Anggota TNI yang masih berada di daerah-daerah kantong yang dikuasai Belanda, harus ditari masuk ke wilayah RI.

H. Isi Komisi Tiga Negara

Isi dari Komisi Tiga Negara sama dengan Isi dari perjanjian Renville, berikut ini penjelasannya :

  • Belanda hanya mengakui 3 daerah yaitu Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatera sebagai bagian dari wilayah Republik Indonesia.
  • Disepakatinya sebuah garis demarkasi yang berguna untuk memisahkan wilayah bangsa Indonesia dan daerah pendudukan Belanda. 
  • TNI harus ditarik mundur dari daerah-daerah kantongnya di wilayah pendudukan di Jawa Barat dan Jawa Timur Indonesia di Yogyakarta.

I. Dampak dari Komisi Tiga Negara

Dibawah ini terdapat beberapa dampak ktn bagi bangsa indonesia, yaitu antara lain :

  • Mempertemukan Belanda dan bangsa Indonesia didalam perundingan Renville pada tanggal 8 Desember 1947 – 17 Januari 1948.
  • Mengembalikan para pemimpin Republik Indonesia yang ditahan oleh pihak Belanda di Bangka.
  • Membantu proses terjadinya sebuah Perjanjian Roem Royen pada tanggal 14 April 1949.
  • Nama KTN kemudian diubah menjadi UNCI (United Nations Commission for Indonesia).
  • UNCI ini sendiri dipimpin oleh Merle Cochran yang berasal dari Amerika Serikat dan dibantu oleh Critchley (Australia) dan Harremans (Belgia).

1. Apa yang dimaksud dengan KTN?

Komisi Tiga Negara (KTN) adalah badan arbitrase yang tidak memihak kepada pihak manapun demi menyelesaikian konflik yang terjadi antara RI dan Belanda.

2. Anggota Komisi Tiga Negara, yaitu?

  • Negara Australia yang dipilih oleh Bangsa Indonesia yang diwakili oleh Richard C. Kirby
  • Belgia yang dipilih oleh Belanda yang diwakili oleh Paul van Zeeland
  • Amerika Serikat adalah sebagai pihak yang netral diwakili oleh Dr. Frank Graham.

3. Pada tanggal berapa Komisi Tiga Negara dibentuk?

KTN dibentuk pada tanggal 25 Agustus 1947, dengan tujuan untuk menghentikan gencatan senjata yang terjadi antara pemerintah Republik Indonesia dan Belanda.

Tidak ada sebuah bangsa yang mampu berdiri sendiri tanpa adanya bantuan dari bangsa-bangsa lain. Itulah mengapa sebabnya didalam sejarah kehidupan manusia akan tercipta pergaulan antar bangsa-bangsa yang ada di dunia.

Nah sahabat, Demikianlah artikel materi lengkap tentang KTN(Komisi Tiga Negara)  : pengertian, tugas tugas , angota KTN, perjanjian serta isi Renville, isi dari KTN, beserta Dampak dari KTN (Komisi Tiga Negara) . Semoga artikel ini dapat menambahpengetahuan dan wawasan kita khususnya untuk sejarah indonesia ^o^


Terimakasih banyak sahabat sudah mengunjungi artikel ini ≧∇≦ , dan jangan sampai ketinggalan post terbaru dari blog aku yaa. Kalian juga bisa loh request pembahasan lainnya dengan komen di blog aku :).

For you Information..  

Blog : https://belajarbersamavina.blogspot.com.

           https://smartkalsel.blogspot.com.

Chanel you tube : Vina_Twinkle

Instagram : @Vina_twins02

                       @My_cats_twins02

Business : vinadayah@gmail.com

Facebook : vina_twinkle02

Jangan lupa share ya guyss ~\(≧▽≦)/~


Baca juga artikel lainnya yaa:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi lengkap angin:pengertian,faktor,sifat,macam,proses terjadinya, manfaat serta gambarnya ≧∇≦

Materi lengkap hujan:pengertian,teori para ahli, jenis, manfaat,alat ukur, dampak hujan beserta gambarnya.≧ω≦